Indigenous Women as Survival Guardians of Future Generations
Indigenous Women as Survival Guardians of Future Generations Read More »
Perempuan Adat Sebagai Penjaga Ketahanan Hidup Generasi Mendatang Jakarta 12/11/2015 – Perempuan adat adalah pihak yang paling terpapar langsung oleh dampak perubahan iklim. Kehidupan dan penghidupan mereka yang sebagian besar mengandalkan sumber daya alam terancam dengan pergeseran musim dan perubahan cuaca ekstrim. Hal ini pun mengarah pada punahnya peran utama perempuan adat sebagai penjaga pangan
Perempuan Adat Sebagai Penjaga Ketahanan Hidup Generasi Mendatang Read More »
Tugas Besar Masyarakat Adat Menjaga Bumi Pertiwi Sarasehan Perempuan Adat dan Pengelolaan Sumber Daya Alam #TemuNasIIPA Bogor 28/ 9/ 2015 – “Jika lingkungan kekurangan air bersih itu akan berdampak pada perempuan dan anak,” kata Ibu Gunarti memulai paparannya pada seminar “Perempuan Adat dan Pengelolan Sumber Daya Alam” dalam rangkaian acara Temu Nasional II Perempuan AMAN
Tugas Besar Masyarakat Adat Menjaga Bumi Pertiwi Read More »
Memastikan Peran Perempuan Adat Dalam Perubahan Bogor 27/9/2015 – Mardiana Dereen membuka acara Temu Nasional II Perempuan AMAN yang berlangsung di Bumi Gumati, Bogor 27-29/9/2015 dengan ritual Paramisi Dayak Maanyan, Barito Timur, mohon ijin restu leluhur, dengan simbolsinubuhnya beras (beras ditaruh di atas kepala).Ranu tatungkal membersihkan segala sesuatu yang tidak baik dengan percikan air. Devi Anggraini Ketua OC Temu
Jakarta 23/9/2015- Sejak Kongres Aliansi Masyarakat Adat Nusantara I (KMAN I) di Jakarta tahun 1999 suara perempuan adat bersatu sudah dikumandangkan. Waktu itu dalam acara sarasehan “Menggugat Posisi Perempuan Adat atas Masyarakat Adat dan Negara” yang diselenggarakan bersamaan dengan acara KMAN I itu hadir Yosepha Alomang atau lebih dikenal dengan sebutan Mama Yosepha (tokoh dibalik perlawanan Suku Amungme terhadap eksploitasi PT Freeport di Papua (red Irian Jaya).
Menggali Semangat Juang Perempuan Adat Nusantara Read More »