Berita & Artikel

PEREMPUAN ADAT RAKYAT PENUNGGU MEMULIHKAN KEHIDUPAN

PEREMPUAN ADAT RAKYAT PENUNGGU MEMULIHKAN KEHIDUPAN Deli, perempuan.aman.or.id— Kondisi tanah Wilayah Adat Rakyat Penunggu di Kampung Saentis masih tergolong subur, karena sebagian besar bentang alamnya berupa rawa-rawa. Setelah tanah adat berhasil diklaim kembali oleh Rakyat Penunggu, pohon-pohon kelapa sawit pun ditebang. Masyarakat kembali memperbaiki unsur tanah yang rusak akibat perkebunan kelapa sawit. Menurut mereka pohon […]

PEREMPUAN ADAT RAKYAT PENUNGGU MEMULIHKAN KEHIDUPAN Read More »

RUU Masyarakat Adat Dinilai Bisa Lindungi Hak Perempuan Adat

RUU Masyarakat Adat Dinilai Bisa Lindungi Hak Perempuan Adat Persekutuan Perempuan Adat Nusantara Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (Perempuan AMAN) menilai pemerintah tidak serius menjamin hak masyarakat adat sebagai warga negara. Hal itu terlihat dengan tidak kunjung disahkannya RUU Masyarakat Adat yang mandek di DPR. PEREMPUAN AMAN dan Narasumber setelah acara Talkshow Hak-Hak Perempuan Adat Di

RUU Masyarakat Adat Dinilai Bisa Lindungi Hak Perempuan Adat Read More »

Ketua PHKom Tananahu menyampaikan pandangannya di RAKERNAS III

Ketua PHKom Tananahu menyampaikan pandangannya di RAKERNAS III Bogor- Minggu, 03/12/17 Rapat Kerja Nasional III PEREMPUAN AMAN diselenggarakan di Arch Hotel Bogor. Kegiatan RAKERNAS tahun ini dihadiri oleh 31 peserta perwakilan dari beberapa daerah. Pimpinan Sidang Tetap di dalam RAKERNAS III PEREMPUAN AMAN Tema RAKERNAS III PEREMPUAN AMAN adalah “Memperkuat Kepemimpinan Perempuan Adat Untuk Mewujudkan

Ketua PHKom Tananahu menyampaikan pandangannya di RAKERNAS III Read More »

Penantian Daftar Inventarisasi Masalah RUU Masyarakat Adat

Penantian Daftar Inventarisasi Masalah RUU Masyarakat Adat Upaya negara dalam memberikan perlindungan hukum kepada hak-hak Masyarakat Adat masih lemah. Sering kali, Masyarakat Adat dikalahkan dalam proses hukum. Pada tanggal 24 September 2018, di ruang Badan Legislasi (Baleg) DPR Republik Indonesia, Wakil Ketua Baleg DPR RI, Arif Wibowo mengatakan, kehadiran negara diperlukan dalam mengakomodir dan menjamin

Penantian Daftar Inventarisasi Masalah RUU Masyarakat Adat Read More »

Masyarakat Adat adalah Pondasi Bangsa Indonesia

Masyarakat Adat adalah Pondasi Bangsa Indonesia Enam Poin Penting Masukan Koalisi Masyarakat Sipil Pengawal RUU Masyarakat Adat Perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil Pengawal RUU Masyarakat Adat. PB AMAN diwakili oleh Abdi Akbar Direktur Perluasan Partisipasi Politik Masyarakat Adat dan Monica K. Ndoen Divisi Kasus; PEREMPUAN AMAN diwakili oleh Muntaza, Direktur Program dan Komunikasi; Erwin Dwi Kristianto,

Masyarakat Adat adalah Pondasi Bangsa Indonesia Read More »

Perempuan Adat Menjaga Alam dan Memastikan Pembangunan Berkelanjutan

Perempuan Adat Menjaga Alam dan Memastikan Pembangunan Berkelanjutan Bogor, perempuanaman.or.id–Perempuan Adat  telah melakukan pemenuhan kebutuhan kehidupan sehari-hari,  dalam rangka memastikan anak-anaknya bisa makan dan sehat. Mereka setiap hari memasak, berkebun, berladang, dan berternak. Semua itu adalah bagian pemenuhan kebutuhan. Mulai dari sandang, pangan, papan, dan lainnya. Muntaza, Direktur Program dan Komunikasi PEREMPUAN AMAN memberikan pengarahan

Perempuan Adat Menjaga Alam dan Memastikan Pembangunan Berkelanjutan Read More »

Perempuan Adat  adalah Pelaku Pembangunan Berkelanjutan

Perempuan Adat adalah Pelaku Pembangunan Berkelanjutan Bogor, perempuanaman.or.id–Burung-burung besi itu membawa 25 Perempuan Adat  secara terpisah dari lima region di seluruh Nusantara. Ada 25 Perempuan Adat   diundang khusus oleh PEREMPUAN AMAN (Persekutuan Perempuan Adat  Nusantara) untuk mengikuti: Dialog Nasional dan Pelatihan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs atau Suistainable Development Goals)  2018. Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, termasuk

Perempuan Adat  adalah Pelaku Pembangunan Berkelanjutan Read More »

Nai Sinta Boru Sibarani, Perempuan Adat Pejuang Tano Batak

Nai Sinta Boru Sibarani, Perempuan Adat Pejuang Tano Batak Mama Yosepha, Inspirasi Perempuan Adat NusantaraYosepha Alomang perempuan berbadan kecil berkulit hitam dan berambut ikal. Akrab dipanggil Mama Yosepha, berasal dari Suku Amungme, Papua. Perempuan adat pejuang yang berdiri tegak membela hak asasi manusia dan kedaulatan atas wilayah hidup Suku Agimuga di Amungme yang dirampas oleh

Nai Sinta Boru Sibarani, Perempuan Adat Pejuang Tano Batak Read More »

Menjalin Benang Konstitusi Menuju Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat di Indonesia

Menjalin Benang Konstitusi Menuju Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat di Indonesia Draft RUU Masyarakat Adat Versi DPR RI Masih Banyak Masalah Media Briefing RUU Masyarakat Adat di Rumah AMAN Tebet Jakarta (27/08). Jakarta (27/08)–Amandemen UU 1945 menegaskan pengakuan negara terhadap keberadaan Masyarakat Adat, penegasan tersebut dapat dilihat dari ketentuan pasal 18B ayat (2), Pasal

Menjalin Benang Konstitusi Menuju Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat di Indonesia Read More »

Refleksi Perempuan Adat Dalam Perayaan HIMAS 2018

Refleksi Perempuan Adat Dalam Perayaan HIMAS 2018 Menagih Janji Perlindungan Hak Kolektif Perempuan Adat dalam RUU Masyarakat Adat Jakarta, www.perempuanaman.or.id–Pada 13 September 2007 Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Hak-Hak Masyarakat Adat menetapkan tanggal 9 Agustus sebagai Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia (HIMAS). Tanggal yang bersejarah bagi masyarakat adat ditandai sebagai pertemuan pertama Kelompok Kerja PBB

Refleksi Perempuan Adat Dalam Perayaan HIMAS 2018 Read More »

Scroll to Top