RKUHP dinilai Bikin Perempuan Adat dipaksa Menjadi Budak

RKUHP dinilai Bikin Perempuan Adat dipaksa Menjadi Budak Jakarta, alinea.id — Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dinilai membuat perempuan adat dipaksa menjadi budak di tanah kelahirannya sendiri. Demikian pandangan yang dikemukakan oleh Afina, perwakilan dari Persekutuan Perempuan Adat Nusantara Aliansi Masyarakat Adat Nusantara.   Afina menuturkan, pada dasarnya RKUHP tujuannya baik untuk melakukan dekolonisasi terkait […]

RKUHP dinilai Bikin Perempuan Adat dipaksa Menjadi Budak Read More »

Perempuan Adat: Pemerintah Tak Serius Lindungi Masyarakat Adat

Perempuan Adat: Pemerintah Tak Serius Lindungi Masyarakat Adat KBR, Jakarta – Persekutuan Perempuan Adat Nusantara – Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (PEREMPUAN AMAN) mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam upaya melindungi masyarakat adat. Ketua Umum Perempuan AMAN Devi Anggraini mengatakan, Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat (RUU MA) yang seharusnya dapat memberi perlindungan hukum saja, sampai saat ini belum juga disahkan.

Perempuan Adat: Pemerintah Tak Serius Lindungi Masyarakat Adat Read More »

PEREMPUAN AMAN membentuk Wilayah Pengorganisasian Kepulauan Mentawai

PEREMPUAN AMAN membentuk Wilayah Pengorganisasian Kepulauan Mentawai Mentawai, perempuan.aman.or.id — PHD (Pengurus Harian Daerah) PEREMPUAN AMAN Sipora Kepulauan Mentawai resmi terbentuk sebagai Wilayah Pengorganisasian PEREMPUAN AMAN pada tanggal 30 Juli 2019 di Tuapejat, Sipora Utara, Kepulauan Mentawai.  Sebanyak 42 individu Perempuan Adat yang berasal dari empat komunitas (kampung adat), yakni Komunitas Goiso’Oinan Kecamatan Sipora Utara,  Komunitas Matobe

PEREMPUAN AMAN membentuk Wilayah Pengorganisasian Kepulauan Mentawai Read More »

AMAN Mentawai Mendukung Pembentukan Wilayah Pengorganisasian PEREMPUAN AMAN di Mentawai

AMAN Mentawai Mendukung Pembentukan Wilayah Pengorganisasian PEREMPUAN AMAN di Mentawai Mentawai, perempuan.aman.or.id — Kepulauan Mentawai memiliki potensi sumber daya alam yang berlimpah. Dalam catatan lapangan Arnawati Revisen, anggota PEREMPUAN AMAN Mentawai dari bengkel penulisan etnografi Engendering Participatory Maping (EPM) menjelaskan pegunungan (leleu) dan hutan merupakan ruang hidup tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari mereka. Di pegunungan dan hutan,

AMAN Mentawai Mendukung Pembentukan Wilayah Pengorganisasian PEREMPUAN AMAN di Mentawai Read More »

RAKERNAS IV: PEREMPUAN AMAN MENUJU AGENDA TEMU NASIONAL III 2020

RAKERNAS IV: PEREMPUAN AMAN MENUJU AGENDA TEMU NASIONAL III 2020 Tahun 2019 adalah tahun keempat PEREMPUAN AMAN melaksanakan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS). RAKERNAS IV PEREMPUAN AMAN selama tiga hari, 08-10 April 2019 diselenggarakan di Fave Hotel Padjajaran Bogor, Jawa Barat. RAKERNAS IV terlaksana atas dasar mandat dari Statuta, yakni pasal 27 tentang RAKERNAS.  Tema RAKERNAS

RAKERNAS IV: PEREMPUAN AMAN MENUJU AGENDA TEMU NASIONAL III 2020 Read More »

Perempuan Adat di Seluruh Dunia Berkumpul Dalam Terra Livre Camp 2019

Perempuan Adat di Seluruh Dunia Berkumpul Dalam Terra Livre Camp 2019 Brasil – Terra Livre Camp 2019. Selama tiga hari (24-26 April 2019), Masyarakat Adat Brasil dari lima region serta Masyarakat Adat internasional, termasuk perwakilan Perempuan Adat dari Indonesia, yakni PEREMPUAN AMAN yang diwakili Direktur Program dan Komunikasi, Muntaza dan Silvia Motoh berkumpul untuk menuntut pengakuan

Perempuan Adat di Seluruh Dunia Berkumpul Dalam Terra Livre Camp 2019 Read More »

Tiga Komunitas Adat Nagekeo Ingatkan Pemerintah Nagekeo Dengar Aspirasi Masyarakat Adat

Tiga Komunitas Adat Nagekeo Ingatkan Pemerintah Nagekeo Dengar Aspirasi Masyarakat Adat KBRN Ende: Pemerintah Daerah (Pemda) Nagekeo dibawah kepemimpinan Bupati Johanes Don Bosco Do diharapkan tidak terburu – buru merespon usulan Lembaga Pemangku Adat (LPA) Labo – Kawa yang hari Kamis (04/04) lalu mendatangi ruangan bupati untuk meminta Bupati Nagekeo segera mempercepat proses pembangunan Waduk

Tiga Komunitas Adat Nagekeo Ingatkan Pemerintah Nagekeo Dengar Aspirasi Masyarakat Adat Read More »

AMAN Gelar Demonstrasi di Halaman Kantor Bupati Nagekeo, Ini Tuntutan Mereka

AMAN Gelar Demonstrasi di Halaman Kantor Bupati Nagekeo, Ini Tuntutan Mereka POS-KUPANG.COM | MBAY — Aliansi Masyarakat Adat Nusantara ( AMAN ) wilayah Nusa Bunga menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Bupati Nagekeo, Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo, Senin (18/3/2019). Ratusan lebih orang itu menuntut Pemerintah menerima tuntutan mereka terkait pembangunan waduk Lambo. Bahwa mereka tidak menolak pembangunan waduk tapi menolak lokasinya. “Masyarakat adat Rendu tidak menolak

AMAN Gelar Demonstrasi di Halaman Kantor Bupati Nagekeo, Ini Tuntutan Mereka Read More »

Women’s March Jakarta: Segera Sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

Women’s March Jakarta: Segera Sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual JAKARTA, KOMPAS — Women’s March Jakarta kembali menggelar aksi menyatukan ribuan suara perempuan dan kelompok marjinal di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Sabtu (27/4/2019) pagi. Mereka mendesak pemerintah segera mengesahkan sejumlah rancangan peraturan perundang-undangan terkait perlindungan perempuan, pekerja rumah tangga, dan masyarakat adat. Aksi yang

Women’s March Jakarta: Segera Sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Read More »

Siaran Pers RUU MASYARAKAT ADAT KEMBALI DIPETI-ESKAN!

Siaran Pers RUU MASYARAKAT ADAT KEMBALI DIPETI-ESKAN! KOALISI KAWAL RUU MASYARAKAT ADAT Jakarta – Tersisa 67 hari lagi menjelang Pemilu 17 April 2019. Melewati sisa-sisa hari itu menjadi momentum politik yang mendebarkan bagi Masyarakat Adat. Mendebarkan karena momentum ini menjadi penanda kuat bahwa RUU Masyarakat Adat sekali lagi diabaikan oleh Pemerintah, Pengurus Negeri ini.            

Siaran Pers RUU MASYARAKAT ADAT KEMBALI DIPETI-ESKAN! Read More »

Scroll to Top